User Tag List

Results 1 to 5 of 5

Thread: [Tanya] Ketaatan kepada Pemimpin (Tafsir Surat An-Nisaa ayat 59)?

  1. #1
    myQ Aktivis
    Tanggal Bergabung
    Apr 2006
    Lokasi
    Bandung
    Umur
    36
    Posts
    2,253
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    [Tanya] Ketaatan kepada Pemimpin (Tafsir Surat An-Nisaa ayat 59)?

    Ada yg bisa bantu tafsir surat An-Nisaa ayat 59??

    Kepada Moderator, klo udah ada, gabung aja deh

  2. #2
    myQ Pro-Aktif
    Tanggal Bergabung
    Dec 2006
    Posts
    572
    Thanks
    2
    Thanked 1 Time in 1 Post
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Re: [Tanya] Ketaatan kepada Pemimpin (Tafsir Surat An-Nisaa ayat 59)?

    Salaam,

    Ketaatan kepada pemimpin (QS 4:69), menurut saya memang topik yang sangat perlu untuk kita kaji bersama, karena realitas masyarakat kita kaum muslimin sudah terpecah dalam berbagai mazhab pemikiran yang tentunya mempunyai konsep masing-masing tentang kepemimpinan ini. Ketika keliru atau salah dalam memahami konsep ini maka paling tidak kita akan mengalami krisis keimanan kpd Allah & Hari Kemudian.

    Allah SWT memerintahkan melalui Rasul-Nya kpd orang2 beriman saat turunnya ayat tsb, untuk taat sekaligus yakni; Taatilah Allah dan taatilah Rasul dan Ulil Amri diantara kamu. Dan agaknya kalo mnrt ahli tata bahasa Arab perintah ini tanpa ada syarat yang mensyaratinya maupun batas yang membatasinya, dalam artian mutlak taat, kira-kira begitu.

    Timbul pertanyaan saya; mungkinkah ketaatan kpd Ulil Amri pada saat turunnya ayat tsb. berlaku mulai saat itu dengan kemungkinan Ulil Amri yang dimaksud telah ada dan telah ditetapkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya? Siapakah Ulil Amri tsb.?

    Agaknya perlu dibahas dulu asbabunuzul ayat, kapan turunnya, dll, sebagai mukaddimahnya.

    Wa Salaam.

  3. #3
    myQ Newbie
    Tanggal Bergabung
    Mar 2012
    Posts
    45
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Ketaatan kepada Pemimpin (Tafsir Surat An-Nisaa ayat 59)?

    Muslimovic link=topic=11777.msg236887#msg236887 date=1165203064

    Ada yg bisa bantu tafsir surat An-Nisaa ayat 59??

    Kepada Moderator, klo udah ada, gabung aja deh..

    wa ba'du

    Dan Kami jadikan mereka para imam (pemimpin-pemimpin) yang menyeru(manusia) ke neraka dan pada hari kiamat mereka tidak akan dibantu.

    wallahu'alam
    Terakhir diperbarui oleh mikail.as; 23-01-2017 pada 09:18.

  4. #4
    myQ Newbie
    Tanggal Bergabung
    Mar 2012
    Posts
    45
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)
    wa ba'du

    Maka apakah orang yang menunjuki kepada kebenaran itu lebih berhak diikuti ataukah orang yang tidak dapat memberi petunjuk kecuali apabila diberi petunjuk? Mengapa kamu berbuat demikian? [Q.Surah Yunus 10: 35.]

    Ini berarti para pemimpin selepas Rasulullah, mestilah terdiri dari mereka yang tidak melampaui perintah Allah dan Rasul-Nya, karena mereka merupakan Ulil-Amri yang wajib ditha'ati oleh umat, sebagaimana firman Nya Surah al-Nisa'a; 4: 59.

    Taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya dan Ulil-Amr di kalangan kamu.

    Ada juga Imamah/ ulil amri yang menyeru manusia kepada neraka. Di antaranya sebagaimana diterangkan di dalam surah al-Qashas 28: 41,

    Dan Kami jadikan mereka para imam (pemimpin-pemimpin) yang menyeru ( manusia) ke neraka dan pada hari kiamat mereka tidak akan dibantu.

    wallahu'alam
    jzkllahu jz,
    wassalam

  5. #5
    myQ Newbie Pelajaran's Avatar
    Tanggal Bergabung
    Aug 2017
    Posts
    10
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)
    taatilah pemerintah (ulil amri) selama masih sesuai dengan kebenaran (Allah & Rasulnya), kalau pemerintahnya menyimpang dari kebenaran, kembalikanlah kepada kebenaran, nasehatilah dia, kalau nggak manut copot (dengan cara yang konstitusional kalau bisa, kalau nggak bisa boleh dengan aksi damai/demo berjilid-jilid, atau bahkan kalau perlu, kudeta), kalau nggak mampu nyopot, dakwahkanlah kebenaran serta tegakkan kebenaran secara sepihak, kalau masih nggak mampu menegakkan kebenaran secara sepihak, dakwahkanlah kebenaran saja serta besok jangan pilih itu lagi, intinya pemerintahan yang ideal menurut Islam itu adalah yang sesuai kebenaran (Allah & Rasulnya), terserah apa bentuknya, mau kerajaan, mau khilafah, mau parlementer, atau bahkan anarkhi (pemerintahan tanpa pemerintah), tapi kalau usul saya sih serahkan ke program komputer/mesin saja, yang jelas ndak bakal korupsi ataupun nggak ngotak.
    Terakhir diperbarui oleh Pelajaran; 21-08-2017 pada 10:35.

Similar Threads

  1. Ketaatan kepada pemimpin fuqaha di atas pemimpin lainnya
    By ZonJonggol in forum Dunia Dakwah Islam
    Replies: 0
    Postingan Akhir: 24-10-2013, 07:35
  2. [TANYA] Bahas Surat An-Nahl ayat 68-69
    By Mario_Elfando in forum Kajian Quran dan Hadits
    Replies: 0
    Postingan Akhir: 26-04-2013, 13:41
  3. tafsir dari surat luqman ayat 6
    By C_T in forum Kajian Quran dan Hadits
    Replies: 14
    Postingan Akhir: 01-03-2009, 22:38
  4. mohon dijelaskan tafsir Al Qur'an Surat Jumah ayat 9
    By deuix in forum Inkarussunnah, Liberalisme & Anti Hadits
    Replies: 12
    Postingan Akhir: 05-10-2006, 13:25

Bookmarks

Hak Akses Postingan

  • Kamu tidak boleh membuat thread baru
  • Kamu tidak boleh membalas postingan
  • Kamu tidak boleh kirim lampiran
  • Kamu tidak boleh mengedit postinganmu
  •